Ketika cinta tak
terbalaskan pasti rasanya seperti naik balon udara terus udah terbang tinggi
banget eh ternyata ada yang nembak balonnya sampai balon itu pecah.
Aku yang sekarang
menginjak bangku sekolah di sebuah SMA Negeri di Jakarta sedang merasakan jatuh
cinta. Aku terkena yang namanya “virus jambu merah” alias jatuh cinta. Hatiku
berbunga-bunga seperti kebun bunga yang lagi panen bunga.
Sejujurnya aku ini
lagi patah hati dari kekasihku yang lalu. Kita putus sudah 5 bulan yang lalu
tapi aku tetap saja tidak dapat melupakannya atau menggantikannya dengan orang
lain.
Tiba-tiba ada sesosok
anak baru disekolahku yang menarik perhatianku. Dia membangkitkan semangatku
untuk move on. Kita sempat mengobrol saat hari pertama dia masuk sekolah. Dia
nanya padaku tentang sekolah ini. ya dari situlah aku mulai menyukainya.
Jantungku berdegup
kencang saat kita berpapasan dan saling senyum, setelah itu ada saja seutas
senyum dibibirku, entah itu perasaan senang bertemu dengannya plus dapet
senyumannya atau lain sebagainya. Pokoknya aku merasa bahagia setelah mengalami
kejadian itu. jatuh cinta itu memang terasa indah bukan ?
Waktu itu aku disuruh
oleh guru seni budayaku untuk nari daerah dan dipasangkan olehnya. Disitu
rasanya aku sangat sangat bahagia. Kita hampir tiap hari latihan bareng untuk
menunjukan perform yang bagus. Saat-saat itu tak akan aku lupakan. Setelah
perform selesai, kita kembali seperti dahulu yang saling cuek-cuekan. Gak ada
lagi ngobrol bareng, gak ada lagi ketawa bareng, yang ada sekarang hanyalah
kenangan. Ya mungkin moment itu hanya akan menjadi kenangan untukku. Kita hanya
saling menyapa saat bertemu dan ditambahkan dengan balas senyum. Ingin rasanya
mengenalmu jauh tentang dirinya.
Dia hitam manis dan
berkacamata itu terkenal cerdas dikelasnya. Dia pernah memenangkan lomba debat
bahasa inggris antar SMA. Ayahnya adalah seorang pengacara dan ibunya adalah
seorang dokter. Dia adalah anak satu-satunya. Aku mengetahui semuanya dari
teman dekatnya dikelas yang kebetulan teman sekelasnya itu adalah temanku juga.
Memandanginya dari
kejauhan membuat aku ingin berada disampingnya dan memandanginya lebih dekat,
tidak kayak sekarang ini. hanya memandang dari jauhlah yang dapat aku lakukan.
Andai dia tau kalau aku memandanginya tiap dia lagi makan di kantin ataupun
lagi pulang sekolah.
Namun aku sadar,
perasaan itu hanya aku sendirian yang merasakannya. Jujur, aku mencintainya,
aku mengaguminya secara diam-diam. Tanpa dia sadari bahwa aku mempunyai
perasaan padanya.
Setiap moment-moment
indah bersamanya, yang sengaja maupun tak sengaja, selalu aku simpan
rapat-rapat dimemoriku ini. Saat kita dipasangkan untuk menari daerah di suatu
acara disekolah bahkan saat kita saling balas senyum. Selalu ku rekam manis di
memoriku.
Sering kali aku
nge’like status di facebooknya atau upload’an foto di facebooknya bahkan
terkadang aku coment. Akupun juga suka nge’RT tweet-tweet bijaknya di twitter.
Aku ngelakuin itu semua agar dia peka akan kehadiranku disini atau hanya
sedetik saja terpikir dibenaknya tentangku. Aku disini, selalu disini untuk
menunggunya datang kepadakku.
Tapi, apalah arti
semua ini. semua ini yang kulakui selama bertahun-tahun untuk membuatnya peka
akan kehadiranku. Sekarang aku telah mencintainya secara diam-diam sudah 2
tahun. Semuanya harus berakhir.
Perasaan ini harus
berakhir. Entah ini akhiran yang bahagia atau sedih. Aku bahagia karna pada
akhirnya waktu yang menjawab semuanya. Waktu yang memutuskan aku untuk berhenti
mencintaimu. Seorang yang selama ini aku kagumi aku cintai sepenuh hati,
sekarang sudah menemukan belahan jiwanya. Mungkin, karna itulah yang membuatku
sedih. Tapi, aku harus bahagia akan pilihannya untuk bersama orang lain,
mungkin orang lain itulah yang akan membuatnya bahagia. Tuhan memutuskan orang
lain itu menjadi belahan jiwanya, karna orang lain itu bisa membahagiakannya
dibandingkan denganku.
Aku juga bahagia karna
akhirnya aku terbebas dari semua ini. aku bisa lega dan tidak terkekang lagi
akan perasaan yang diam-diam ini. Perasaan yang membuat hari-hariku kacau. Yang
tiap hari kerjaannya mikirin dia terus. Bahkan aku kurang tidur karna ada dia
diotakku.
Perasaan ini harus ku
buang jauh-jauh. Sedikit kecewa, ya itu aku rasakan sekarang. Perasaan kecewa
itu sempat merasuk didalam diriku. Kenapa bukan aku yang menjadi pilihanmu ?
kenapa harus dia ? pertanyaan itu sempat masuk di otakku, ingin rasanya aku
sampaikan pertanyaan itu kepadanya plus kekecewaanku. Tetapi gak seharusnya aku
merasa kecewa, karna kau bukan siapa-siapanya, bukan wanita yang pernah masuk
dikehidupannya, bukan wanita yang pernah masuk dipikirannya, bahkan aku bukanlah
wanita yang pernah masuk dikehidupannya. Tapi, aku merasa bahagia karna dia
telah menemukan wanita yang membuat hidupnya nyaman dan lebih berwarna meskipun
wanita itu bukan diriku.
Semua ini ada hikmahnya
juga loh. Perasaan kagum dan cintaku kepadanya membuat dampak positif
dikehidupanku.
Aku jadi sering
ngerawat diri. Dari masker muka, luluran, bahkan rambut di maskerin juga. Yang
dulunya aku cuek akan penampilan, sekarang lebih mentingin penampilan. Dulu
yang tomboynya setengah mati sekarang jadi feminim gini. Ya sekarang bisa
diliatlah perubahannya gimana.
Aku juga jadi orang
yang puitis. Yang dulu itu males banget yang namanya masuk didunia tulis
menulis sekarang jadi seneng banget nulis. Jadi suka bikin puisi, bikin cerpen.
Tiap hari aku begadang buat ngungapin perasaanku kedia lewat tulisan. Seiap
kejadian yang aku dan dia pernah alamin, jadi bahan tulisanku. Tulisanku sering
kali aku muat di situs pribadiku atau blogku. Ternyata, jatuh cinta itu
membuahkan inspirasi bagiku. Jatuh cinta juga memuat hobiku menambah yaitu
menulis. Jatuh cinta membuat aku lebih berkarya. Aku bisa ngambil semua hikmah
dibalik jatuh cintaku ini, meskipun citaku tak terbalaskan.
Namun, aku bahagia.
Semua ini adalah scenario dari tuhan. Tuhanlah sutradara dari semuanya, dan
Tuhan yang tau yang mana yang baik dan mana yag buruk untuk umatnya. Tuhan itu
punya rencana yang indah untuk umatnya. Mungkin sekarang ini aku sedang
terpuruk, mungkin dilain waktu aku akan menemukan sesuatu yang indah. Jatuh
cinta itu memang indah, namun belum tentu indah pada ujungnya. Aku tau ini
bukanla sinetron-sinetron yang ditv-tv ataupun drama korea. Ini juga bukan
cerita dongeng seperti Cinderella. Aku tau ini adalah sebuah kehidupan nyata
dan akupun berharap aku bisa move on dan itupun harus.
Jatuh cinta itu gak
pernah diduga bagaimana datangnya, kapan datangnya, kepada siapa datangnya.
Begitupun cinta yang sudah memekar, tak selamanya cinta itu indah, ada juga
cinta yang tak terungkap bahkan tak terbalas yang rasanya itu seperti dunia
yang gak berputar dan stuck disitu-situ aja. Jatuh cinta itu bisa membuat kita
lupa pada hal-hal yang penting untuk diperhatikan. Jatuh cinta itu juga bisa
membuat kita menutup diri kepada orang lain yang lebih baik dibandingkan orang
yang kita cintai itu. Tidak selamanya patah hati itu harus bersedih.
Berjuanglah untuk yang lebih baik.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar