Jumat, 21 Juni 2013

Merelakan Adalah Jawaban Yang Terbaik


            Ketika perpisahan harus menjadi kata terakhir yang mengakhiri rasa cinta antara dua manusia, maka yang harus dilakukan adalah merelakannya pergi. Merelakannya pergi dengan pilihannya yang lain yang lebih mencintainya, meskipun tidak ada yang tau siapa yang benar-benar atau lebih mencintainya.
            Kau disana yang telah bersama orang lain. Ingin rasanya aku masuk kedalam kehidupanmu lagi. Tapi semua itu tak akan mungkin bisa terjadi, kau sekarang telah bersamanya.
            Sekarang kau baru saja lulus dari bangku SMAmu. Selamat. Itu kata yang ingin aku ucapkan sambil memelukmu dan merayakan kelulusanmu bersama-sama. Pasti kita sangat bahagia kalau melkukan itu semua bersama. Tapi, ada orang lain disampingmu yang memberikan itu semua untukmu.
            Aku yang kini belum dapat melupakanmu seperti kamu melupakanku. Aku yang kini belum mendapatkan penggantimu, seperti kau yang telah dapat penggantiku. Mungkin kalau kau tau semua ini, kau akan mengatakan aku bodoh. Ya ! emang aku bodoh. Aku bodoh selama ini masih saja memikirkanmu yang telah menyakitiku.
            Kamu yang telah menemukan cinta sejati dalam hidupmu, sedangkan aku hanya dapat menatapmu dari jauh dan berdoa dalam kebahagianmu hari ini. Bahkan aku masih belum bisa menghapus senyummu dari ingatanku. Sering kali aku jalan sendirian, menyusuri perjalanan yang pernah kita lewati dan mempunyai kenangan manis. Sering kali aku menangi saat mengenang semua itu, andai kita bersama-sama mengenang semuanya. Kadang aku bertanya, kapan cintaku ini akan hilang dari mu.
            Masih ingatkah kamu, kamu bilang aku ini adalah segalanya dalam hidup kamu, aku ini adalah belahan jiwamu, tapi seiringnya waktu cintamu hilang dan aku bukan segalanya lagi untukmu aku bukanlah belahan jiwamu. Bodohnya aku, sudah 1 tahun ini aku masih saja memikirkanmu, selalu saja mengenang kenangan cinta kita. Kalau boleh aku jujur, kamu adalah cinta pertamaku. Cinta yang benar-benar bisa membuat aku tertawa, bahagia,sedih, menangis dan lain-lain. Kau mengajarkanku apa itu arti cinta yang sesungguhnya. Cinta yang belum tentu orang lain dapat memberikannya untukku.
            Seharusnya kau disini, tetap bersamaku bukan bersama orang lain. Seharusnya kau ada disampingku saat aku ketakutan dan kau segera memegang erat tanganku. Seharusnya kau akan selalu ada disampingku saat aku merindukanmu. Bukan seperti ini, saat aku ketakutan, saat aku merindukanmu, kau tak ada disampingku tapi kau ada disamping orang lain itu.
            Aku tau kita sudah lama berpisah. Menemuimu saja aku tak sanggup. Saat berpapasan bertemu denganmu, aku langsung memalingkan mukaku agar kau tak melihat raut wajahku yang ingin meneteskan air mata. Ingin rasanya aku mengilang dari tempat itu dengan jurus menghilang.
            Sekarang ini aku tak lagi berarti untukmu, tak seperti dulu.ingin rasanya ku mengulang kembali kisah cinta kita tapi itu semua tak mungkin lagi, dibelakangmu ada sesosok wanita yang sangat kau cintai.
            Setahun aku lewati tanpa hadirmu lagi. Setahun pula aku melewati hari-hariku tanpa ada sosok dirimu. Tawamu,candamu,selalau membuatku rindu akan kehadiranmu. Bertemu denganmu satu-satunya yang mampu mewarnai hidupku, tapi aku takut bertemu denganmu, aku takut mengenang semua kenangan saat bersamamu, aku takut air mata ini tak mau berhenti menetes.
             Terasa berat saat melepasmu dan sangat menyiksa batinku. Jujur, aku sangat merasa kehilangan sosok sepertimu. Apa lagi saat kau menyanyikan sebuah lagu cinta untukku, yang kau nyanyikan dengan gitar kesayanganmu itu. Kau datang menemuiku sambil membawa gitarmu itu, lalu kau duduk disampingku sambil memainkan satu lagu cinta. Kau menyanyikannya sangat merdu ditelingaku sampai aku selalu tersenyum setiap kau melantunkan lirik demi lirik lagu itu. Kapan kau akan melakukan itu kepadaku lagi ? apa kau sekarang sedang melantunkan sebuah lagu didepannya seperti kau melantunkan lagu didepanku ? aaaaaaa aku tak kuat membayangkannya.
            Aku yakin cinta yang akan membawamu kembali kepadaku. Aku akan selalu menunggumu untuk membawa cinta yang masih tersisa untukku. Mungkin sekarang kau lagi tersasar dengan orang lain, nanti suatu saat kau akan tau jalan yang benar untukmu. Tenang lampu hatiku akan selalu nyala untumu, agar kau tidak bingung harus kemana hatimu akan singgah dan menetap.
            Ingin rasanya saat kita bertemu, aku ingin menangis dipelukanmu agar kamu merasakan betapa sakitnya aku saat kau khianatin aku. Ingin aku ungkapkan semua isi hatiku saat kau tak disisiku,betapa merindunya aku kepada kehadiranmu yang sudah lama tak nampak dikehidupanku. Aku ingin kau sadari ada aku yang selalu setia mencintaimu sampai kau tak lagi mencintaiku. Mungkin memang dia lah yang terbaik untukmu, bukan aku.
            Ada sakit yang luar biasa saat kau tak lagi bersamaku dan memutuskan untuk pergi meninggalkan ku. Sakit yang memaksaku untuk hilang. Maaf, bukan aku ingin menghilang. Tapi setiap aku bertemu denganmu, rasa itu yang ku simpan rapat-rapat sering kali keluar saat mataku menangkap sesosok dirimu. Ketauhilah, aku menghilang bukan karna sudah melupakanmu sepenuh hatiku, aku masih saja belum bisa melupakanmu. Aku menghilang karna aku ingin kau bahagia dengan bebas bersama kekasih barumu itu tanpa ada bayangan-bayanganku dibelakangmu.
            Ketika sahabatku sendiri bercerita tentang kamu, tentang keberhasilan kamu, aku hanya bisa mengatakan “dulu, aku pernah memilikimu dan aku bahagia” . Ya aku bahagia pernah memilikimu, pernah memiliki hatimu, meski itu hanya sekejap saja, tapi aku bahagia. Andai semua yang sekejap itu dapat kembali mungkin saat ini aku akan lbih bahagia lagi.
            Maafkan aku telah mencintaimu secara berlebihan. Maafkan aku pernah menggangu waktumu. Maafkan aku yang telah begitu menyayangimu. Maafkan aku yang sampai saat ini tak dapat melupakanmu.
            Aku sadar bahwa cinta itu tak harus memiliki. Aku tau cinta itu pada dasarnya adalah,membuat orang yang aku cintai yaitu kamu itu bahagia, meski kebahagiaannya itu bersama orang lain bukan bersama aku dan aku harus rela melepaskanmu demi kebahagiaanmu.
            Luka karena cinta memang sangat menyakitkan. Tapi, mengingat mu telah ada seorang yang menemanimu itu lebih menyakitkan. Namun apa daya, cinta tak bisa diraih hanya kenangan sajalah yang tersisa.
            Cinta memang terkadang menyisakan sakit yang amat terdalam. Namun, rasa sakit itu lah yang membuat aku kuat dan dapat menatap dunia yang cerah. Pasti akan selalu ada perasaan bahagia setelah ada ketepurukan yang terjadi.
            Tapi, selalu engkau tau aku tidak pernah menyesal pernah memilikimu meski sekarang kau telah menghancurkan harapanku untuk bersamamau selamanya.
            Terima kasih atas semuanya yang telah kau berikan kepadaku. Terima kasih juga atas rasa sakit ini yang telah kau berikan kepadaku. Berkat rasa sakit ini aku bisa menjadi perempuan yang lebih tegar. Sekarang aku tak takut lagi akan kesakian cinta didunia ini, karna kau telah memberikan arti cinta yang sesungguhnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar