Ketika perpisahan
harus menjadi kata terakhir yang mengakhiri rasa cinta antara dua manusia, maka
yang harus dilakukan adalah merelakannya pergi. Merelakannya pergi dengan
pilihannya yang lain yang lebih mencintainya, meskipun tidak ada yang tau siapa
yang benar-benar atau lebih mencintainya.
Kau disana yang telah
bersama orang lain. Ingin rasanya aku masuk kedalam kehidupanmu lagi. Tapi
semua itu tak akan mungkin bisa terjadi, kau sekarang telah bersamanya.
Sekarang kau baru saja
lulus dari bangku SMAmu. Selamat. Itu kata yang ingin aku ucapkan sambil
memelukmu dan merayakan kelulusanmu bersama-sama. Pasti kita sangat bahagia
kalau melkukan itu semua bersama. Tapi, ada orang lain disampingmu yang
memberikan itu semua untukmu.
Aku yang kini belum dapat
melupakanmu seperti kamu melupakanku. Aku yang kini belum mendapatkan
penggantimu, seperti kau yang telah dapat penggantiku. Mungkin kalau kau tau
semua ini, kau akan mengatakan aku bodoh. Ya ! emang aku bodoh. Aku bodoh
selama ini masih saja memikirkanmu yang telah menyakitiku.
Kamu yang telah
menemukan cinta sejati dalam hidupmu, sedangkan aku hanya dapat menatapmu dari
jauh dan berdoa dalam kebahagianmu hari ini. Bahkan aku masih belum bisa
menghapus senyummu dari ingatanku. Sering kali aku jalan sendirian, menyusuri
perjalanan yang pernah kita lewati dan mempunyai kenangan manis. Sering kali
aku menangi saat mengenang semua itu, andai kita bersama-sama mengenang
semuanya. Kadang aku bertanya, kapan cintaku ini akan hilang dari mu.
Masih ingatkah kamu,
kamu bilang aku ini adalah segalanya dalam hidup kamu, aku ini adalah belahan
jiwamu, tapi seiringnya waktu cintamu hilang dan aku bukan segalanya lagi
untukmu aku bukanlah belahan jiwamu. Bodohnya aku, sudah 1 tahun ini aku masih
saja memikirkanmu, selalu saja mengenang kenangan cinta kita. Kalau boleh aku
jujur, kamu adalah cinta pertamaku. Cinta yang benar-benar bisa membuat aku
tertawa, bahagia,sedih, menangis dan lain-lain. Kau mengajarkanku apa itu arti
cinta yang sesungguhnya. Cinta yang belum tentu orang lain dapat memberikannya
untukku.
Seharusnya kau disini,
tetap bersamaku bukan bersama orang lain. Seharusnya kau ada disampingku saat
aku ketakutan dan kau segera memegang erat tanganku. Seharusnya kau akan selalu
ada disampingku saat aku merindukanmu. Bukan seperti ini, saat aku ketakutan,
saat aku merindukanmu, kau tak ada disampingku tapi kau ada disamping orang
lain itu.
Aku tau kita sudah
lama berpisah. Menemuimu saja aku tak sanggup. Saat berpapasan bertemu
denganmu, aku langsung memalingkan mukaku agar kau tak melihat raut wajahku
yang ingin meneteskan air mata. Ingin rasanya aku mengilang dari tempat itu
dengan jurus menghilang.
Sekarang ini aku tak
lagi berarti untukmu, tak seperti dulu.ingin rasanya ku mengulang kembali kisah
cinta kita tapi itu semua tak mungkin lagi, dibelakangmu ada sesosok wanita
yang sangat kau cintai.
Setahun aku lewati
tanpa hadirmu lagi. Setahun pula aku melewati hari-hariku tanpa ada sosok
dirimu. Tawamu,candamu,selalau membuatku rindu akan kehadiranmu. Bertemu
denganmu satu-satunya yang mampu mewarnai hidupku, tapi aku takut bertemu
denganmu, aku takut mengenang semua kenangan saat bersamamu, aku takut air mata
ini tak mau berhenti menetes.
Terasa berat saat melepasmu dan sangat
menyiksa batinku. Jujur, aku sangat merasa kehilangan sosok sepertimu. Apa lagi
saat kau menyanyikan sebuah lagu cinta untukku, yang kau nyanyikan dengan gitar
kesayanganmu itu. Kau datang menemuiku sambil membawa gitarmu itu, lalu kau
duduk disampingku sambil memainkan satu lagu cinta. Kau menyanyikannya sangat
merdu ditelingaku sampai aku selalu tersenyum setiap kau melantunkan lirik demi
lirik lagu itu. Kapan kau akan melakukan itu kepadaku lagi ? apa kau sekarang
sedang melantunkan sebuah lagu didepannya seperti kau melantunkan lagu
didepanku ? aaaaaaa aku tak kuat membayangkannya.
Aku yakin cinta yang
akan membawamu kembali kepadaku. Aku akan selalu menunggumu untuk membawa cinta
yang masih tersisa untukku. Mungkin sekarang kau lagi tersasar dengan orang
lain, nanti suatu saat kau akan tau jalan yang benar untukmu. Tenang lampu
hatiku akan selalu nyala untumu, agar kau tidak bingung harus kemana hatimu akan
singgah dan menetap.
Ingin rasanya saat
kita bertemu, aku ingin menangis dipelukanmu agar kamu merasakan betapa
sakitnya aku saat kau khianatin aku. Ingin aku ungkapkan semua isi hatiku saat
kau tak disisiku,betapa merindunya aku kepada kehadiranmu yang sudah lama tak
nampak dikehidupanku. Aku ingin kau sadari ada aku yang selalu setia
mencintaimu sampai kau tak lagi mencintaiku. Mungkin memang dia lah yang
terbaik untukmu, bukan aku.
Ada sakit yang luar
biasa saat kau tak lagi bersamaku dan memutuskan untuk pergi meninggalkan ku.
Sakit yang memaksaku untuk hilang. Maaf, bukan aku ingin menghilang. Tapi
setiap aku bertemu denganmu, rasa itu yang ku simpan rapat-rapat sering kali
keluar saat mataku menangkap sesosok dirimu. Ketauhilah, aku menghilang bukan
karna sudah melupakanmu sepenuh hatiku, aku masih saja belum bisa melupakanmu.
Aku menghilang karna aku ingin kau bahagia dengan bebas bersama kekasih barumu
itu tanpa ada bayangan-bayanganku dibelakangmu.
Ketika sahabatku
sendiri bercerita tentang kamu, tentang keberhasilan kamu, aku hanya bisa
mengatakan “dulu, aku pernah memilikimu dan aku bahagia” . Ya aku bahagia
pernah memilikimu, pernah memiliki hatimu, meski itu hanya sekejap saja, tapi
aku bahagia. Andai semua yang sekejap itu dapat kembali mungkin saat ini aku
akan lbih bahagia lagi.
Maafkan aku telah
mencintaimu secara berlebihan. Maafkan aku pernah menggangu waktumu. Maafkan
aku yang telah begitu menyayangimu. Maafkan aku yang sampai saat ini tak dapat
melupakanmu.
Aku sadar bahwa cinta
itu tak harus memiliki. Aku tau cinta itu pada dasarnya adalah,membuat orang yang
aku cintai yaitu kamu itu bahagia, meski kebahagiaannya itu bersama orang lain
bukan bersama aku dan aku harus rela melepaskanmu demi kebahagiaanmu.
Luka karena cinta
memang sangat menyakitkan. Tapi, mengingat mu telah ada seorang yang menemanimu
itu lebih menyakitkan. Namun apa daya, cinta tak bisa diraih hanya kenangan
sajalah yang tersisa.
Cinta memang terkadang
menyisakan sakit yang amat terdalam. Namun, rasa sakit itu lah yang membuat aku
kuat dan dapat menatap dunia yang cerah. Pasti akan selalu ada perasaan bahagia
setelah ada ketepurukan yang terjadi.
Tapi, selalu engkau
tau aku tidak pernah menyesal pernah memilikimu meski sekarang kau telah
menghancurkan harapanku untuk bersamamau selamanya.
Terima kasih atas
semuanya yang telah kau berikan kepadaku. Terima kasih juga atas rasa sakit ini
yang telah kau berikan kepadaku. Berkat rasa sakit ini aku bisa menjadi
perempuan yang lebih tegar. Sekarang aku tak takut lagi akan kesakian cinta
didunia ini, karna kau telah memberikan arti cinta yang sesungguhnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar